Pengaruh Kebiasaan Berdoa terhadap Pertumbuhan Iman Pemuda Lingkungan II GMIT Bait El Nunhila
Keywords:
Kebiasaan Berdoa, Pertumbuhan Iman, Pemuda Kristen, Lingkungan II, GMIT Bait El NuhhilaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek dari kebiasaan berdoa terhadap perkembangan iman di kalangan pemuda di Lingkungan II GMIT Bait El Nunhila. Kebiasaan berdoa yang dilakukan dengan baik merupakan salah satu elemen penting dalam menunjang keberhasilan dalam pengembangan spiritual. Disiplin spiritual yang diterapkan oleh pemuda Kristen mencakup berdoa secara pribadi setiap hari, berdoa dengan penuh perhatian, menyediakan waktu khusus untuk berdoa, serta bersyukur dalam setiap keadaan. Diharapkan, pelaksanaan kebiasaan berdoa yang rutin dapat memperkuat hubungan yang intim dengan Tuhan, meningkatkan pemahaman terhadap firman-Nya, serta memperkokoh iman para pemuda. Dalam studi ini, digunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh pemuda di Lingkungan II GMIT Bait El Nunhila yang juga menjadi subjek dalam penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial (regresi linear sederhana) untuk mengukur pengaruh kebiasaan berdoa terhadap pertumbuhan iman pemuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan berdoa berperan dalam memengaruhi perkembangan iman pemuda Kristen di Lingkungan II GMIT Bait El Nunhila. Semakin konsisten dan baik kebiasaan berdoa yang dijalani pemuda dalam kehidupan sehari-hari, semakin baik pertumbuhan iman yang mereka tunjukkan dalam aspek kognitif, emosional, dan spiritual. Kebiasaan berdoa yang dilakukan secara rutin dapat meningkatkan kedekatan dengan Tuhan, disiplin spiritual, serta kepatuhan terhadap firman-Nya. Oleh sebab itu, gereja perlu mengembangkan program pembinaan dan dukungan rohani untuk membantu meningkatkan kualitas spiritual dan pertumbuhan iman para pemuda.
Kata kunci: kebiasaan berdoa, pertumbuhan iman, pemuda Kristen, Lingkungan II, GMIT Bait El Nunhila.
References
Gaurifa, S., Harefa, O., Gea, C. H., & Ndraha, N. (2025). Peran doa dalam pembentukan
Spiritualitas Kristen. Jurnal Teologi Pondok Daud, 9(1), 10–23. https://ejournal.sttpk-medan.ac.id/index.php/pondokdaud/article/view/120
Linawatiningsih, L., & Mulyono, R. (2023). Peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama
Kristen (PAK) dan budi pekerti melalui model discovery learning. Jurnal Ilmiah
Indonesia, 8(10), 6520–6533. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i9.13709
Moroki, G. M., & Tulangouw, M. E. (2025). Pemaknaan doa dalam perspektif Martin Luthe
Sebagai sumbangsih bagi kehidupan pemuda masa kini. Arastamar: Jurnal Ilmu
Pendidikan Agama Kristen, 5(1), 52–61.
https://jurnal.stakagj.ac.id/index.php/Arastamar/article/view/53
Saap, S. W. (2023). Meningkatkan aktivitas belajar dan perkembangan spiritual peserta
Didik dalam konteks Pendidikan Agama Kristen melalui pendekatan pembelajaran
Berbasis pengalaman. Jurnal Teologi, 9(1), 45–58.
Samaloisa, H. A. S., & Bilo, D. T. (2024). Optimalisasi kurikulum merdeka belajar dalam
Pendidikan Agama Kristen: Mengintegrasikan teknologi digital untuk meningkatkan
Motivasi belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan Agama, Katekese dan Pastoral, 3(1), 12–25.
Seran, A. (2023). Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen melalui pendekatan student center
Learning di SMA Sinar Pancasila Betun. Jurnal Pendidikan Agama, Katekese dan Pastoral, 2(1), 89–101.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suki, A., Leobisa, J., dkk. (2026). Dampak penggunaan sumber belajar yang bervariasi dalam
Meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 11(2), 142–155.,